Kemarau Mengintai, Bulukumba Terima Bantuan 10 Ton Benih Unggulan Kementan

2 menit membaca View : 39
Avatar photo
Jabbar Bahring
Umum - 23 Apr 2026

TITIKNOL BIZ – Saat ancaman kemarau mulai dibicarakan, Bulukumba justru mendapat amunisi baru dari pusat.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima bantuan benih padi unggul sebanyak 10 ton dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Bantuan itu datang di saat yang tepat. Sebab musim kering diperkirakan segera tiba dan sektor pertanian menjadi salah satu yang paling rawan terdampak.

Menariknya, bantuan tersebut turun hanya beberapa hari setelah Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta.

Benih yang dikirim bukan jenis biasa. Varietas Cakrabuana dan Situ Bagendit dikenal tangguh di lahan kering atau gogo, tahan kekurangan air, serta memiliki masa panen singkat sekitar 95 hari.

Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, Kamis 23 April 2026.

Bantuan diserahkan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Balai Besar Pengembangan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dr Muhammad Thamrin, kepada Sekretaris Daerah Bulukumba, Muh Ali Saleng.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, Andi Trismiati, menilai bantuan ini bisa menjadi pendorong peningkatan produksi padi daerah.

Targetnya tidak kecil. Produksi diharapkan mampu menembus 7 hingga 8 ton per hektare.

Ia menjelaskan kebutuhan benih sekitar 25 kilogram per hektare, dengan pola tanam yang dianjurkan memakai metode Arkansas.

Metode ini mengandalkan mekanisasi penuh melalui sistem Tanam Benih Langsung atau Tabela. Benih ditanam rapat dalam larikan sehingga lebih efisien dan produktif.

Setelah seremoni penyerahan, benih dipastikan segera bergerak ke seluruh kecamatan. Petani nantinya dapat mengambilnya melalui Balai Penyuluhan Pertanian di masing-masing wilayah.

Dr Muhammad Thamrin menegaskan, tujuan utama bantuan ini adalah mempercepat luas tambah tanam di Bulukumba agar lahan tidak lama menganggur usai panen.

“Sekarang kita ada bantuan benih untuk mempercepat semangat petani agar setelah panen bisa langsung tanam kembali. Ini poin penting yang kita dorong ke depan,” katanya.

Putra asli Bulukumba asal Kecamatan Ujungloe itu juga membuka peluang tambahan bantuan bila kebutuhan di lapangan meningkat.

Jika stok dianggap kurang dan antusiasme petani tinggi, Kementerian Pertanian siap menambah 5 ton lagi.

“Kami berharap petani dapat memanfaatkan benih ini secara maksimal sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung. Ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Usai kegiatan, Dr Muhammad Thamrin bersama rombongan melanjutkan silaturahmi dengan Bupati Bulukumba di Kebun Amaly, milik pribadi Andi Utta. ***

Tim Penyusun

Avatar photo
Tim Redaksi
Reporter
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS